2 Contoh Teks Eksemplum dan Strukturnya

0
Contoh Teks Eksemplum

Maknai.comContoh Teks Eksemplum, Di sekolah kamu pernah mendengar teks eksemplum? Teks eksemplum ini sangat bersangkut paut dengan pengalaman hidup seseorang.

Pada artikel ini, saya akan memaparkan dengan jelas dan lengkap tentang pengertian teks eksemplum, struktur teks eksemplum, ciri-ciri teks eksemplum dan tidak lupa contoh teks eksemplum.

Contoh teks eksemplum ini saya sisipkan guna mempermudah kamu ketika belajar tentang teks eksemplum, seperti contoh teks eksemplum pengalaman pribadi atau mungkin contoh teks eksemplum rakyat.

Apa Itu Contoh Teks Eksemplum?

Teks eksemplum merupakan suatu tes cerita yang berceritakan mengenai perilaku atau tokoh dari cerita tersebut.

Cerita diawali dengan pengenalan tokoh, lalu akan dibahas peristiwa-peristiwa apa saja yang dilalui oleh si tokoh tersebut dan juga diakhiri dengan interpretasi dari dalam diri tokoh tersebut.

Teks eksemplum ini termasuk kedalam suatu karya sastra yang berisikan penjelasan mengenai pengalaman hidup seseorang.

Berawal dari sebuah peristiwa yang dialami oleh si tokoh, setelah itu dari peristiwa tersebut terdapat hikmah yang dapat si pembaca ambil. Tujuannya sendiri agar tidak melakukan kesalahan yang sama dikemudian hari.

Struktur Teks Eksemplum

Teks Eksemplum ini memiliki beberapa struktur yang beberapa bagiannya sama seperti teks lain, berikut strukturnya:

– Abstrak, inti dari sebuah peristiwa sebagai pengantar yang berisikan peristiwa yang akan diceritakan oleh si tokoh kepada pembaca
– Orientasi, bagian awal dari teks eksemplum dan biasanya berisikan tentang pengenalan tokoh
– Insiden, bagian yang menjelaskan tentang kejadian-kejadian yang dialami oleh si tokoh. Biasanya tokoh mendapatkan suatu permasalahan atau persoalan
– Interpretasi, bagian yang menjelaskan tentang pesan moral, evaluasi dan akibat yang muncul karena tindakan si tokoh. Interpretasi ini hampir sama seperti koda yang mana terdapat pada struktur teks anekdot
– Koda, bagian penutup cerita

Untuk lebih jelas, saya akan bagikan salah satu contoh teks eksemplum singkat yang mana isinya berdasarkan struktur teksnya itu sendiri, berikut contohnya:

Burung Pipit yang Sombong

Dikisahkan di suatu hutan belantara hiduplah sekelompok burung pipit. Salah satu burung pipit itu bernama Dira. Dira juga tinggal bersama para hewan lainnya. Ia dikenal sebagai seekor burung yang sombong dan cenderung suka hidup menyendiri karena Dira selalu merasa bahwa dirinya saja yang paling benar dan mampu.

Insiden:

Suatu ketika, sekelompok burung pipit tersebut sedang membuat sarang dari tumpukan jerami. Dengan sabarnya mereka membuat sarangnya agar terlihat kokoh dan rapih. Namun lain halnya dengan Dira, ia dengan sombongnya membuat sarang dari potongan kertas warna-warni. Dira menganggap jika menggunakan kertas akan jauh lebih menarik dibandingkan sarang burung pipit lainnya.

Dira juga tidak memperhatikan kekokohan dari sarang yang ia buat. Disamping Dira juga ada burung pipit lain yang juga sedang membuat sarang dari tumpukan jerami. Burung pipit itu bernama beti. Beti dikenal sebagai seekor burung pipit yang mempunyai sifat dermawan dan rendah hati.

Jadi, sifatnya sangat berbanding terbalik dengan sifat Dira. Lalu Dira pun mengejek sarang kepunyaan Beti. “Hei Beti! Sungguh membosankan warna sarang mu itu, hanya menggunakan tumupukan jerami. Coba deh kamu lihat sarangku, lebih menarik.”

Beti pun hanya diam dan dengan bangganya Dira terus membuat sarangnya dari kertas warna-warni. “Sebaiknya kamu membuat sarang menggunakan tumpukan jerami agar jauh lebih kuat.” Saran Beti. Akan tetapi, Dira tetap saja meneruskan membuat sarangnya dengan menggunakan kertas warna-warni itu dan menghiraukan saran baik dari Beti.

Setelah beberapa jam kemudian semua burung pipit termasuk Dira sudah menyelesaikan sarangnya. Tiba-tiba hujan turun dengan derasnya dan semua burung pipit berlindung di sarang masing-masing. Akan tetapi sarang milik Dira tidak bisa melindungi dirinya dari air hujan karena sarangnya terbuat dari kertas.

Dira pun panik dan tubuhnya menjadi basah kuyup karena hujan yang sangat deras tersebut. Dan dengan dermawannya Beti menawarkan Dira untuk berlindung di sarangnya. Akhirnya, Dira pun menyesali apa yang sudah ia perbuat. Dira menyesal karena membuat sarang dengan menggunakan kertas warna-warni. Ia juga menyesal karena telah menjadi seekor burung pipit yang sombong. Dengan demikian, Dira mulai membuat sarangnya lagi dengan tumpukan jerami.

Interpretasi:

Sejak kejadian itulah, Dira mengubah sikap dan perilakunya. Ia berjanji pada dirinya sendiri tidak akan menyombongkan dirinya lagi. Dira juga menyadari bahwa kesederhanaan itu juga sangatlah penting daripada kemewahan serta yang pasti dia tidak bisa hidup sendiri. Karena kita adalah makhluk sosial.

Sudah mengerti bagaimana jika contoh teks eksemplum yang diurutkan berdasarkan strukturnya? Sekarang, lanjut ke ciri-ciri teks eksemplum.

Ciri-Ciri Teks Eksemplum

Kamu dapat membedakan teks eksemplum dengan teks-teks lainnya dengan mengetahui beberapa ciri-ciri teks eksemplum itu sendiri, yakni:

– Berisikan suatu peristiwa yang tidak diinginkan oleh si tokoh
– Umumnya, menceritakan tentang pengalaman pribadi seseorang
– Mengandung nuansa naratif
– Menunjukkan urutan-urutan peristiwa atau kejadian yang secara detail
– Terdapat perubahan perilaku tokoh untuk memberitahukan agar tidak melakukan kesalahan yang sama

Unsur Kebahasaan Teks Eksemplum

Teks eksemplum ini memiliki 4 unsur kebahasaan, diantaranya:

– Menggunakan kata kerja
– Menggunakan kalimat yang kompleks
– Menggunakan kata rujukan
– Menggunakan kata penghubung atau konjungsi

Karakteristik Teks Eksemplum

Untuk karakteristik teks eksemplum sendiri, memiliki beberapa karakteristik, yakni sebagai berikut:

– Terkandung nilai-nilai yang disarankan berdasarkan peristiwa
– Berisikan peristiwa atau kejadian yang jarang terjadi
– Memunculkan diri penulis kedalam kodan dan interpretasi
– Memunculkan penyesalan si tokoh

Contoh Teks Eksemplum

Saya memiliki beberapa contoh teks eksemplum yang mana dapat dijadikan sebagai referensi jika kamu hendak membuat sebuah contoh teks eksemplum sendiri.

Contoh Teks Eksemplum 1

Kebahagian yang Lebur dalam Kesedihan

Di sebuah kota, hiduplah sebuah keluarga. Keluarga itu mempunyai anak yang bernama Citra. Kehidupan dalam keluarga itu selalu di lilit oleh hutang. Kedua orang tua Citra selalu bersyukur setiap cobaan yang menimpa mereka.

Pada suatu ketika, sang Bapak dipecat dari kantornya karena secara tidak sengaja merusak mesin printer milik kantor tersebut. Akhirnya sang Bapak pulang dengan wajah yang tidak karu-karuan, lalu ia menceritakan permasalahan ini kepada istrinya.

“Bu, hari ini Bapak di pecat dari kantor.” Kata sang Bapak.

“Ya mungkin itu sudah menjadi takdir kita pak.” Jawab istrinya.

“Sekarang Bapak bingung mau mencari pekerjaan dimana. Sekarang ini mencari pekerjaan tidak mudah.” Kata sang Bapak.

“Ya sudah pak, tidak usah terlalu di pikirkan. Sekarang mari kita makan dulu !” Seru istrinya untuk mengajak makan siang.

Tiba-tiba sang anak menghampiri mereka dengan keadaan sedih. Sepulang sekolah tadi ia selalu memikirkan nilai rapornya yang dibawah rata-rata. Citra sangat bingung sekali, karena ia takut dimarahi oleh kedua orang tuanya.

Bukannya dimarahi, justru Citra mendapati wajah kedua orang tuanya yang lagi bersedih. Sejak kejadian inilah Citra giat belajar agar bisa meraih cita-citanya dan agar bisa membantu masalah yang dihadapi oleh kedua orang tuanya.

Sejak saat itu pula, Ayah Citra jatuh sakit karena selalu memikirkan pekerjaan yang tidak kunjung di dapatkan.

Pada suatu hari, Citra sedang melaksanakan Ujian kenaikan kelasnya. Demi meraih nilai yang tinggi, Citra rajin belajar dari jauh-jauh hari. Beberapa hari setelah melaksanakan ujian, akhirnya dia berhasil mendapatkan nilai yang memuaskan.

Tidak disangka ia mendapat nilai terbaik dari semua nilai teman-temannya. Ketika bel berbunyi, Citra berlari pulang dengan wajah yang sangat senang karena ia tidak sabar untuk menunjukkan kepada orang tuanya.

Namun perasaan bahagia itu tidak berlangsung lama karena melihat sebuah jasad yang terbaring di rumahnya. Dia melihat ibunya yang menangis karena melihat jasad ayahnya yang sudah tertutup dengan kain kafan.

Citra pun mulai meneteskan air matanya. Betapa sedihnya Citra ketika ingin menunjukkan nilai yang ia dapat kepada ayahnya, justru ayahnya telah terlebih dahulu tiada.

Ia sadar bahwa kematian juga akan datang secara tiba-tiba. Ia juga sadar bahwa untuk mebahagiakan kedua orang tuanya bukan hanya dari nilai saja. Namun masih banyak cara yang lainnya. Jadi bagaimanapun keadaan kita, kita harus selalu berusaha untuk membahagiakan kedua orang tua kita.

Contoh Teks Eksemplum 2

Boros

Pada suatu hari ada seorang pria bernama Arya yang suka sekali menghabiskan uang jajannya dan bahkan ia habiskan uang jajannya itu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Dia berperilaku seperti itu dikarenakan dia merasa bahwa orang tuanya adalah keluarga yang kaya raya dan serba berkecukupan.

Ketika dia beranjak remaja, perilaku borosnya pun semakin menjadi-jadi. Apalagi ditambah dengan adanya pacar yang ia miliki. Padahal orang tuanya sering sekali mengingatkan dia agar tidak boros.

Karena mencari uang itu tidak semudah apa yang kita bayangkan. Dia tetap saja menghambur-hamburkan uangnya tanpa melihat bagaimana jerih payah kedua orang tuanya untuk mendapatkan uang.

Lalu pada suatu ketika, orang tua Arya jatuh bangkrut dalam bisnisnya sehingga menyebabkan keadaan keluarga mereka menjadi sangat miskin dan serba kekurangan.

Belum lagi ditambah hutangnya kepada Bank yang semakin membuat keadaan menjadi lebih parah. Hal itu membuat Arya menjadi frustasi karena dia tidak terbiasa dengan kehidupan yang serba kekurangan. Hingga kejadian itu membuat Arya bunuh diri.

Oleh karena itu hendaklah kita menumbuhkan sikap untuk menghemat agar kita dapat menabung sebagian dari uang yang kita miliki dan yang pasti akan bermanfaat di masa yang akan datang. Jangan seperti Arya yang selalu menghambur-hamburkan uangnya.