Kemitraan Institusi
Maknai membantu kampus, sekolah, dan perusahaan menyelenggarakan asesmen kesehatan mental menyeluruh, menyediakan konseling bersubsidi bagi yang membutuhkan, serta menghasilkan laporan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Banyak lembaga sudah menyediakan layanan bimbingan konseling. Persoalannya bukan pada ketersediaan, melainkan pada tiga hal yang jarang tertangani.
Yang membutuhkan bantuan justru paling jarang datang sendiri. Tanpa penyaringan menyeluruh, mereka tidak terlihat sampai keadaannya berat.
Konseling di lingkungan sendiri terasa berisiko. Kekhawatiran datanya diketahui pihak lembaga membuat banyak orang memilih diam.
Saat akreditasi atau audit, sulit membuktikan layanan berjalan. Yang ada biasanya hanya daftar hadir, bukan data capaian.
Cara Kerja
Seluruh proses berjalan di sistem kami. Lembaga cukup menyediakan data peserta dan menyebarkan undangan lewat kanal resminya.
Lembaga menyerahkan daftar peserta aktif. Kami memasukkannya ke sistem dan membuatkan akun masing-masing.
Setiap peserta menerima tautan pribadi. Pengisian tidak memerlukan pembuatan akun maupun kata sandi.
Tiga instrumen baku tervalidasi: PHQ-9, GAD-7, dan WHO-5. Waktu pengisian sekitar tujuh menit.
Seluruh hasil ditinjau psikolog berlisensi. Kasus berisiko tinggi wajib ditinjau satu per satu.
Yang membutuhkan menerima sesi bersubsidi tanpa biaya. Kasus mendesak dikoordinasikan dengan unit layanan lembaga.
Dokumen agregat siap lampir untuk akreditasi, lengkap dengan evaluasi capaian dan rencana tindak lanjut.
Pilihan Kerja Sama
Lembaga membeli sejumlah sesi konseling yang dapat dipakai peserta tanpa biaya. Termasuk asesmen menyeluruh dan laporan agregat.
Seluruh tampilan yang dilihat peserta memakai identitas lembaga Anda. Cocok bagi lembaga yang ingin layanan ini terasa sebagai bagian dari fasilitasnya sendiri.
Kolaborasi publikasi ilmiah dan program edukasi. Cocok bagi lembaga yang memiliki program studi psikologi atau kebutuhan penelitian internal.
Peserta hanya mau jujur bila yakin jawabannya tidak sampai ke pihak lembaga. Karena itu pembatasannya kami tanam di sistem, bukan sekadar dituliskan di kontrak.
Yang lembaga terima
Yang tidak pernah dibagikan
Satu pengecualian. Pada kasus berisiko tinggi yang memerlukan pendampingan segera, identitas peserta dibuka kepada koordinator krisis lembaga. Tanpa itu, penanganan tidak mungkin dilakukan. Peserta diberi tahu mengenai hal ini sebelum mengisi asesmen.
Kelompok dengan responden kurang dari lima orang digabungkan pada seluruh laporan, agar identitas perorangan tidak dapat disimpulkan dari data agregat.
Isi formulir singkat, dan tim kami menghubungi dalam dua hari kerja untuk menyusun skema yang sesuai — termasuk jumlah kuota dan jadwal pelaksanaan.
Ajukan KemitraanTidak ada biaya maupun ikatan pada tahap ini.